Kamis, 15 Januari 2009

Upgrade PC

Upgrade PC Lama agar Siap Vista
Membeli PC baru bukanlah opsi satu-satunya agar Anda dapat memakai Vista, menikmati video HD, dan bermain game 3D terbaru. Upgrade PC lama bisa jadi adalah solusi terbaik.
Pertanyaan adalah, apakah meng-up­grade PC lama masih layak dilakukan? Secara umum, untuk kebanyakan kasus, jawabannya adalah "Ya". Pengguna yang memahami berbagai komponen PC dan selalu "up to date" tentu akan lebih mudah memutuskan apakah memilih upgrade atau membeli PC baru. Sederhananya, jika Anda masih memiliki sebuah sistem Athlon XP (non-64 bit) atau Pentium 4 di bawah 2 GHz, lupakan upgrade PC.
Soalnya, kemampuan kedua sistem tersebut sudah ketinggalan jauh. Pada upgrade kali ini, CHIP memilih PC lama yang sudah dipakai selama 4 tahunan. Komponen dan hasil upgrade CHIP dapat Anda lihat pada boks di bagian akhir.

Memori: Kinerja naik dengan tiga keping modul memori
Langkah upgrade termudah adalah menambah RAM (memori) menjadi 1 GB untuk PC berbasis XP dan 2 GB untuk Vista. Modul yang terpasang dan slot yang kosong dapat diketahui de­ngan program CPU-Z (www.cpuid.com). Melalui tab "SPD", perhatikan slot memori mana saja yang masih kosong. Pada PC yang akan di-upgrade, terdapat dua modul memori DDR400 256 MB dan dua slot yang masih kosong. CHIP memutuskan menambah dua modul DDR400 512 MB menjadi 1,5 GB yang tentu saja sangat memadai untuk menjalankan Windows XP.

Pemasangannya relatif mudah. Setelah casing dibuka, sisipkan modul baru secara perlahan ke dalam slot hingga re­taining clip pada kedua sisi slot berbunyi. Setelah me-restart PC, BIOS akan melaporkan kapasitas memori baru.

Efek penambahan memori akan sangat terasa bila Anda sering menjalankan banyak aplikasi di PC. Misalnya, berselancar pada beberapa website penuh banner iklan sambil membuka beberapa file PDF dan Office. Selain itu, hard disk tidak lagi harus bekerja terus-menerus dan saat Antivirus melakukan fungsi scan, sistem tidak langsung hang atau program menjadi not responding. Efek lainnya, program yang baru ditutup, misalnya MS Word, akan dengan cepat terbuka jika dijalankan kembali karena masih termuat dalam sistem cache memori.

0 komentar:

Poskan Komentar